7 Jenis Fobia yang Akrab dengan Para Traveler. Kamu Mengidap Ketakutan yang Mana Nih?

Sejatinya, traveling ialah sarana untuk siapa pun guna menghilangkan kepenatan dan keletihan dalam rutinitasnya. Merihatkan badan dan benak dari hiruk pikuk kegiatan sehari-hari dalam sejumlah bulan terakhir, dapat kita akhiri dengan traveling ke sebuah tempat yang menawarkan pemugaran jiwa dan raga. Tapi ternyata, nggak seluruh orang dapat dengan gampang menerima traveling sebagai sarana penyegaran loh. Ya, ialah mereka yang mengidap takut atau ketakutan bakal hal-hal yang berbau traveling. Seperti apakah takut yang menggangu orang-orang tertentu ini? Berikut Hipwee Travel rangkumkan jenis takut yang terjadi pada semua traveler. Cekidot!

Thalassophobia, sebutan untuk anda yang fobia dengan laut. Wah, nggak sesuai main ke pantai dong, ya?

Thalassophobia ini nggak cuma fobia dengan laut atau pantai aja. Tapi, ketika anda sedang sedang di pesawat yang tengah mengarungi samudera, dan anda ketakutan, berarti anda mengidap takut thalassophobia. Ketakutan saat menyeberang dari pulau satu ke pulau yang lain memakai kapal, tersebut pun tergolong phobia. Kamu dapat menghilangkan phobia ini dengan terus menerus sedang di bibir pantai, bermain dengan debur ombak, atau bahkan berenang di pinggiran pantai.

Aerophobia dan klaustrofobia, sepasang phobia buat anda yang fobia terbang dan ketinggian. Gimana kalau disuruh terbang ke Everest ya? :p

Aerophobia merupakan takut yang berasal dari klaustrofobia (fobia dengan ketinggian). Ketika anda naik pesawat dan merasa takut, dapat dipastikan anda mengidap aerophobia. Cara menanggulangi ketakutan ini yang telah akut yakni dengan teknik terapi atau meditasi. Sulit sih, bila mengidap aerophobia, nggak dapat diajak terbang ke mana-mana.

Jaga kebersihan, kapanpun dan di manapun! Mysophobia, fobia akan kuman yang menempel di mana saja

Keresahan dapat kamu alami di mana saja dan kapan saja ketika anda menemui sekian banyak hal yang anda kira berpotensi dihuni tidak sedikit kuman. Keresahan ini termasuk sebagai mysophobia. Cara mengatasinya yaitu dengan selalu mengawal kebersihan supaya tetap higienis.

Mungkin bukan hanya traveling, ke mana pun anda pergi, anda pasti bakal merasa cemas. Enochlophobia, sebutan buat anda yang fobia pada kerumunan

Ini takut yang lumayan meresahkan. Eh, emang buat cemas sih. Ya, enochlophobia adalahketakutan pada kerumunan. Nah, kan. Gimana bila kamu disuruh ke Malioboro atau ke bandara? Tapi tenang, takut ini masih dapat diatasi dengan teknik menyugesti dirimu sendiri, bahwa nggak bakal ada hal-hal buruk yang bakal menimpamu dalam kerumunan itu. Simpel.

Kamu nggak sesuai terbang ke wilayah terpencil. Sebab nomophobia fobia akan kesusahan mengakses telepon atau internet

Ketakutan bakal kesusahan mengakses ponsel dan internet? Wah, ini mah semua tentu mengidap takut ini, lagipula anak muda zaman sekarang, yang nggak dapat lepas dari gadget sama sekali. Casinoroyal7 Adalah nomophobia, ketakutan bakal kesusahan mengakses telepon atau internet. Kamu nggak sesuai banget bikin terbang ke wilayah terpencil! Tapi kamu dapat mengatasi ketakutanmu tersebut dengan teknik mengurangi tidak banyak demi tidak banyak intensitasmu menggenggam gadget. Dan masalahnya, anda mau nggak?

Nggak dianjurkan juga bikin pengidap Zoophobia mengerjakan traveling ke wilayah terpencil. Kecemasan bakal memuncak saat ketemu sekian banyak binatang.

Sama kayak nomophobia, anda yang mengidap zoophobia pun nggak dapat diajak ke lokasi terpencil. Kalau nomophobia tadi fobia nggak dapat mengakses ponsel dan jaringan internet, maka bila zoophobia ini fobia dengan binatang. Ketakutanmu bakal memuncak saat kamu disuruh ke kebun binatang. Boom!

Fobia sangat epik yang pernah ada untuk seorang traveler. Hodophobia, ketakutan terhadap perjalanan. Lah…

Fobia yang sangat epik ialah hodophobia. Fobia ini adalahketakutan yang dialami orang terhadap perjalanan. Gimana inginkan traveling bila kamu takut dengan perjalanan? Bahkan, sebelum jalan anda udah ketakutan duluan. Cemas memikirkan apa yang bakal terjadi sekitar perjalanan, bagaimana nanti anda di perjalanan, dan sebagainya. Pengidap takut ini bakal merasa mual dan pusing dengan perjalanan yang bakal dilaluinya. Cara mengatasinya, anda cuma perlu mengupayakan jalan-jalan dengan rute yang nggak terlampau jauh. Setiap berhasil, usahakanlah tambah jarak yang anda lalui. Begitu seterusnya.

Nah, itulah sejumlah fobia yang sering terjadi pada traveler. Obatnya hanya satu dalam mengatasi takut ini, yakni dengan teknik terus memaksakan apa yang menjadi ketakutanmu. Lawanlah rasa takutmu itu. Niscaya, ketakutanmu bakal takluk dengan sendirinya. Percayalah!